Masih menurut Kepala Desa, dalam rangka mendukung ketahanan pangan, perlu didorong optimalisasi lahan pertanian dan peternakan.
“Wujudnya seperti program pemberian pelatihan kepada petani, penyediaan bibit unggul, serta pengelolaan irigasi yang baik menjadi prioritas utama untuk memastikan ketersediaan pangan di Desa Mata Air.
Harapan Kepala Desa sebagai Pemimpin di desa berkomitmen untuk berperan aktif dalam mengatasi masalah stunting dengan bekerja sama dengan pihak terkait, seperti dinas kesehatan Kabupaten Kupang, Puskesmas dan kader posyandu.
“Dengan kerja sama itu dapat memberikan program edukasi gizi, pemeriksaan kesehatan balita secara rutin, dan pemberian makanan bergizi menjadi langkah konkret untuk mengurangi angka stunting di Desa Mata Air, “Ucap Elia Luluporo.
Demi menjalankan tugas-tugas seperti yang telah disampaikan, pentingnya kerja sama dengan masyarakat dan dukungan dari pemerintah kabupaten Kupang para Pemangku Kepentingan.
“Kolaborasi yang erat, diharapkan Desa Mata Air dapat berkembang menjadi komunitas yang mandiri dan sejahtera, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan di Desa Mata Air secara keseluruhan,” tegas Kepala Desa Mata Air.
“Keberhasilan saya sebagai kepala Desa Mata Air bersama Perangkat Desa dan Aparat Desa didukung Dewan Perwakilan Desa,Babinkamtibmas Polri serta Para Pemangku Kepentingan bisa menjalankan tugas tugas ini memerlukan komitmen, transparansi, dan akuntabilitas untuk memastikan hasil yang maksimal bagi masyarakat Desa Mata Air, “Pungkas Elia Luluporo. .





