Kedua pihak sama-sama mengklaim memiliki bukti, namun publik belum melihat dokumen transfer atau SPJ secara transparan.
Harapan Penyelesaian
Serly berharap setelah perayaan Natal, Bupati Kupang dan Ketua DPRD Kabupaten Kupang dapat memfasilitasi pertemuan resmi:
“Kami harap ada pertemuan resmi agar masalah selesai sebelum timbul dampak negatif yang bisa merugikan salah satu pihak.”
Penutup
Polemik hutang makan-minum ini ibarat jamuan yang tersisa di meja: lauknya habis, tapi nota tagihannya masih menumpuk. Jika tidak segera dibereskan, piring kosong itu akan menjadi simbol hilangnya kepercayaan rakyat terhadap wakilnya. Transparansi adalah pisau yang bisa memotong simpul kusut itu, agar kapal kepercayaan kembali bisa berlayar.
– Kepada Bupati Kupang: fasilitasi pertemuan resmi dengan melibatkan Inspektorat agar publik melihat bukti nyata, bukan sekadar klaim.
– Kepada Ketua DPRD Kabupaten Kupang: jadikan kasus ini momentum memperkuat akuntabilitas lembaga, bukan sekadar polemik internal.
– Kepada Sekwan DPRD Kabupaten Kupang: Tampilkan bukti transfer dan SPJ secara terbuka, serta duduk bersama mencari solusi yang adil.
“Piring kosong di meja rakyat tidak boleh menjadi simbol janji yang tak terbayar. Transparansi dan dialog adalah satu-satunya jalan agar kepercayaan publik kembali terisi.”
