Seleksi Direksi PT Jamkrida: Tiga Mantan Direksi Bank NTT dalam Lingkaran “Saling Tahu

Ketiganya telah lolos seleksi administrasi, namun perjalanan mereka masih panjang.

Seleksi di Tangan Mantan Komisaris
Tahapan berikutnya ditentukan oleh Panitia Seleksi (Pansel) yang dipimpin Prof. Dr. Fred Benu, mantan Komisaris Independen Bank NTT. Situasi ini menimbulkan sorotan publik: mantan direksi dinilai oleh mantan komisaris, sebuah lingkaran yang “saling tahu sama tahu.”

Dalam wawancara dengan Timor Raya, Prof. Benu mengonfirmasi:
“Memang benar ada tiga orang mantan direksi Bank NTT melamar di Perseroda Jamkrida NTT dan mereka telah lolos seleksi administrasi. Panitia seleksi akan melakukan tahapan selanjutnya sesuai peraturan. Mereka yang layak sesuai jabatan yang dilamar akan direkomendasikan kepada Gubernur NTT untuk diputuskan.”

Isu Kesehatan Calon

Media juga menanyakan soal salah satu mantan direksi yang diketahui tengah sakit dan menjalani cuci darah, namun tetap lolos administrasi. Prof. Benu menjawab tegas:
“Semua yang lolos seleksi administrasi wajib melampirkan surat keterangan dokter. Jika keterangan dokter menyatakan calon itu sehat, maka itu menjadi salah satu syarat untuk lolos administrasi.”

Usul dan Catatan Publik

Dalam konteks transparansi, publik berharap proses seleksi tidak sekadar formalitas, melainkan benar-benar menilai rekam jejak, integritas, dan kapasitas calon. Mengingat sejarah kredit macet dan dugaan kredit bodong di Bank NTT, wajar jika masyarakat menuntut agar Jamkrida tidak menjadi “pelabuhan baru” bagi figur-figur yang gagal membenahi institusi sebelumnya.

Pos terkait