Apresiasi Kolaborasi Global
Bupati Kupang juga menyampaikan apresiasi kepada UNICEF Kantor Perwakilan NTT dan NTB, Pemerintah Korea, serta Yayasan Kesehatan Masyarakat Indonesia (YKMI) yang telah mendukung implementasi program Wash Fit di 26 puskesmas.
“Berbagai sarana yang hari ini diserahterimakan bukan hanya infrastruktur fisik, tetapi juga simbol dari komitmen bersama untuk meningkatkan mutu layanan air, sanitasi, dan kebersihan yang inklusif serta tangguh iklim,” ungkapnya.
Menjamin Keberlanjutan
Lebih jauh, Yosef menekankan pentingnya uji fungsi sarana Wash Fit agar setiap fasilitas yang dibangun berfungsi optimal dan berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan layanan Wash yang inklusif dan tangguh iklim di puskesmas tidak hanya baik hari ini, tetapi terus terjaga dalam jangka panjang,” katanya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang lanjutnya, berkomitmen menjamin keberlanjutan operasional dan pemeliharaan sarana Wash Fit. Hal ini dilakukan dengan mengintegrasikan kebutuhan Wash Fit dalam perencanaan dan penganggaran daerah, mendorong inovasi, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor, termasuk desa, kecamatan, LSM, dan organisasi disabilitas.
Kehadiran Para Pemangku Kepentingan
Acara tersebut turut dihadiri Kepala UNICEF Kantor Perwakilan NTT dan NTB, Yudhistira Yewangoe, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang, dr. Desemiyety Ngatriany, Kepala BP4D Kabupaten Kupang, Paul Liu, Plt. Camat Kupang Barat, James Ating, serta seluruh Kepala Puskesmas di Kabupaten Kupang. Kehadiran mereka menegaskan dukungan penuh terhadap komitmen bersama membangun layanan kesehatan yang lebih tangguh dan inklusif.
