Penutup
Defisit Rp150 miliar bukan alasan untuk melemahkan pelayanan publik. Dengan efisiensi belanja yang cerdas dan penggalian PAD kreatif dari Pertamina, Telkomsel, Indosat, Indihome, Iconnet, PLN, serta CSR perusahaan, Kabupaten Kupang bisa menyusun APBD 2026 yang efektif, transparan, dan berpihak pada rakyat.
PPPK tetap aman, pelayanan publik tetap berjalan, dan rakyat Kupang merasakan manfaat nyata dari setiap rupiah anggaran. Inilah saatnya Kupang bangkit dengan strategi keuangan yang berani, kreatif, dan penuh keberpihakan
Pemerintah dan DPRD Kabupaten Kupang harus berani berubah, karena rakyat menunggu bukti bukan Janji
“Kabupaten Kupang bisa bangkit karena masa depan ada di tangan kita
