Albinus Kase, Ketua GAMKI TTS: Konsolidasi, Pendidikan dan Perjuangan Melawan 15 Ribu Anak Tidak Sekolah

Reporter: Adrianus Ndu Ufi  
| Editor: Redaksi Timor Raya
Foto: Albinus Kase, Ketua GAMKI TTS

“Fokus utama kami memang saat ini adalah di bidang pendidikan dan kualitas SDM. Ada sekitar 30 orang yang sementara menyelesaikan studi doktor di Institut Pendidikan dan ada 10 orang tenaga pengajar yang baru saja kami kirim,” jelas Albinus.

Namun di balik pencapaian itu, ada realita pahit yang harus dihadapi bersama. Kabupaten TTS berada di peringkat ke-21 dari 22 kabupaten kota di NTT dalam hal tingkat pendidikan, sementara NTT sendiri berada di urutan ke-36 secara nasional. Data yang dikumpulkan menunjukkan sekitar 15.000 anak usia sekolah dari TK, SD, hingga SMP belum dapat bersekolah.

“Faktor utamanya adalah ekonomi, jarak yang jauh, dan masih kuatnya budaya di mana orang tua menganggap anak usia SMP lebih baik membantu bekerja di ladang daripada bersekolah. Angka awal yang terpublicasi 2.000 lebih ternyata setelah verifikasi faktual jumlahnya mencapai 15.000 lebih,” ungkap Albinus dengan nada serius.

Menghadapi realita itu, GAMKI tidak tinggal diam. Bersama Gereja Masehi Injili di Timor, GAMKI menyelenggarakan program Sarjana Mengajar. Sebanyak 21 orang sarjana telah direkrut dan ditempatkan di sekolah-sekolah swasta, khususnya di SD yang berada di wilayah pedalaman yang kekurangan tenaga pengajar.

Pos terkait