Uchi juga meluruskan isu yang sempat berkembang di masyarakat maupun media sosial, bahwa yayasan hanya memberi janji tanpa tindakan nyata.
“Saya hanya ingin menjelaskan, jangan sampai Bapak-Mama berpikir bahwa YNS katanya mau membantu tetapi hanya sekadar omong saja. Perlu kami tegaskan bahwa hal ini terjadi karena Yayasan YNS tidak memiliki tanah di TTS,” tegasnya.
Pihak yayasan menegaskan, tujuan utama mereka adalah keselamatan masyarakat Kuatae. “Perlu semua ketahui, bahwa saling membantu ini bukan untuk menyelamatkan Desa Kuatae, melainkan untuk menyelamatkan masyarakat Kuatae,” ujarnya.
Yayasan YNS menutup dengan penegasan bahwa langkah ini bukanlah bentuk intervensi terhadap pemerintah, melainkan semata dukungan bagi warga agar segera mendapat kepastian.
“Pada prinsipnya, kami di Yayasan YNS sudah membuka diri dan tidak bermaksud mengurangi kewenangan pemerintah. Namun, prinsip kami hanya ingin mendukung basodara agar segera bisa pindah, daripada kita menunggu lagi hingga musim hujan tiba,” pungkasnya.





