Ada 44 Produk Desa Di NTT Siap Dipasarkan Keseluruh Dunia, Gubernur NTT Lounching OVOP, GBP Dan KKPD

Reporter: NU 
| Editor: NU
Foto : Istimewa

” Program ini melibatkan unit- unit usaha di desa, BUMDes, koperasi, serta pengembangan infrastruktur pendukung seperti fasilitas penyimpanan hasil pertanian dan perikanan dan tentu saja program OVOP menjadi sala satu pilar utama untuk mengoptimalkan potensi lokal yang ada di setiap desa, “jelas Melkiades.

Masih menurut Melkiades, spirit OVOP dilatarbelakangi oleh kenyataan bawa NTT adalah tanah yang kaya, tanah yang penuh dengan potensi luar biasa.

” Dari sabana yang luas hingga bebatuan yang keras, tersembunyi kekayaan sumber daya alam yang melimpah, ada potensi peternakan, pertanian, perikanan, dan energi baru terbarukan, “katanya.

” Gugusan Pulau Flores dan Tanah Lamaholot menyimpan potensi parawisata, perkebunan, serta energi baru terbarukan seperti Geothermal dan arus Laut, yang tak tertandingi di tempat lain di dunia, ” tambah Melkiades.

” Semua kekayaan ini dihubungkan oleh Laut Sawu yang membentang luas di sekitar Pulau Timor, Rote, Ndao, Sabu, Raijua, Sumba, Flores, Lembata, Alor dan Semua, ” Kata Melkiades.

Ada 44 Produk Desa Unggulan

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi NTT, Viktor Manek, mengatakan bahwa pemetaan potensi dilakukan di 22 (dua puluh dua) Kabupaten Kota di NTT, dari ratusan usulan, terpilih 44 ( empat puluh empat) produk desa unggulan untuk tahap awal.

Pos terkait