Kupang, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena memastikan bahwa Bank NTT akan mendapatkan kucuran dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp1 triliun.
Dana KUR ini akan digunakan untuk menggerakan ekonomi masyarakat lewat UMKM dan juga untuk menyukseskan program One Village One Product (OVOP).
Kepada wartawan, Rabu (4/6), Gubernur NTT Melki Laka Lena mengatakan, sejak lama ia sudah meminta kepada Kementerian UMKM lewat Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurahman, agar Bank NTT bisa mengajukan permohonan menjadi bank penyalur KUR untuk Provinsi NTT.
“Sudah berproses. Memang kita kemarin NPL-nya masih cukup tinggi melebihi batas maksimal, dan melalui RUPS kemarin kita turunkan, tapi tetap akan ditagih. Kami sudah turunkan di bawah yang diminta Kementerian,” ujar Gubernur Melk
Dia menjelaskam, setelah Non Performing Loan (NPL) Bank NTT turun, maka mulai bulan Juni atau bulan Juli, pihaknya sudah bisa mengajukan dan mendapat dana KUR untuk disalurkan lewat Bank NTT.
“Kemarin kami sudah berkomunikasi, mudah-mudahan tidak ada perubahan, Bank NTT rencananya akan mendapatkan dukungan untuk bisa menyalurkan KUR di NTT sebesar kira-kira Rp1 triliun,” ujarnya.





