Jalan Sertu di Desa Toineke Bermasalah, Komisi I DPRD TTS Siap Turun Lokasi

Reporter: Sarry Saekoko 
| Editor: NU

“Kami dari Komisi I DPRD akan segera menjadwalkan turun ke lokasi dan memantau langsung progres penyelesaian jalan tersebut,” tegas Marthen.

Bacaan Lainnya

“Jika hasil pantauan di lapangan menunjukkan pekerjaan tidak sesuai spesifikasi, maka kami akan minta audit inspektorat dan akan mendorong ke ranah hukum,” ucapnya.

Berdasarkan pantauan awak media pada Sabtu (15/3/2025), kondisi jalan sertu yang menjadi sorotan warga tersebut hingga kini belum rampung. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah pengerjaan Tembok Penahan Tanah (TPT), Krossway, Deuker dan Sertu yang masih belum selesai. Selain itu, di beberapa titik, baru dilakukan penambalan pada tembok penahan tanah yang sebelumnya tinggi dan ketebalannya dikurangi yang dinilai tidak maksimal dan masih jauh dari harapan masyarakat.

Diberitakan sebelumnya: Proyek peningkatan jalan sertu sepanjang 1.250 meter di Dusun II, Desa Toineke, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), dengan pagu anggaran Rp. 328.829.350 dari APBDes 2024, kini menjadi sorotan akibat dugaan penyimpangan.

Yunus Koy, warga Desa Toineke yang melaporkan kasus ini, mengungkapkan adanya kelebihan 280 sak semen yang disimpan di rumah salah satu anggota Tim Pelaksana Kegiatan (TPK). Setelah penelusuran, ditemukan tumpukan semen yang tersusun rapi di sebuah kamar, namun jumlahnya tidak mencapai 280 sak karena diduga sebagian telah dijual.

Pos terkait