Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III berhasil menangkap Wakil Komandan Batalyon TPNPB OPM Kodap 35 Bintang Timur, Abdon Kisamdu, yang masuk Daftar Pencarian Orang Mabes Polri. Ditangkap sesaat turun dari pesawat di Bandara Nop Goliat Dekai. Ia mengaku hendak membeli senjata api. Panglima Kogabwilhan III tegas: pengejaran seluruh pelaku kejahatan kemanusiaan di Papua tidak akan berhenti.
Ibarat buron yang berpikir telah menemukan jalan aman untuk masuk ke wilayah yang diincar, menyembunyikan niat jahat di balik perjalanan biasa, namun ternyata setiap langkahnya telah dipantau dari jauh. Pesawat mendarat dengan tenang, namun di darat pasukan sudah menanti dengan kesiapan penuh. Niat membawa senjata untuk menebar kekerasan di tengah masyarakat sudah terdeteksi sebelum sempat dijalankan. Ini bukan sekadar penangkapan satu orang
ini adalah bukti bahwa tidak ada jalan yang benar-benar aman bagi mereka yang berniat mencederai rakyat. Di mana pun mereka berpaling, mata negara selalu melihat.
Pasukan TNI di bawah kendali Kogabwilhan III berhasil menangkap Abdon Kisamdu, pentolan TPNPB OPM dan Wakil Komandan Batalyon Kodap 35 Bintang Timur yang masuk DPO Mabes Polri, Sabtu (19/9). Ditangkap sesaat setelah turun dari pesawat Trigana di Bandara Nop Goliat, Dekai, Yahukimo. Ia mengaku tujuannya membeli senjata api untuk kelompoknya yang bergerak di bawah kendali Ananias Ati Mimin. Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto memperingatkan: seluruh anggota TPNPB OPM akan terus dikejar dan ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka, hidup atau mati.
