Gubernur Melki juga menekankan sejumlah hal-hal strategis yang perlu menjadi perhatian seluruh pihak diantaranya mewujudkan swasembada pangan, mewujudkan swasembada energi, melaksanakan pengelolaan sumber daya air, mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, bebas korupsi, dan melayani masyarakat dengan berintegritas.
Termasuk pentingnya mengembangkan kewirausahaan, meningkatkan akses dan kualitas pendidikan, mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata, berkualitas dan terjangkau serta Reformasi birokrasi dan penegakan hukum yang diawali penyederhanaan struktur dan prosedur, peningkatan kualitas sumber daya aparatur dan akuntabilitas melalui penerapan e-government.
“Dalam membangun sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah diperlukan upaya peningkatan kapasitas daerah melalui : Pertama, Penguatan sumberdaya manusia aparatur melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi, kerjasama dengan perguruan tinggi dan beasiswa. Kedua, Peningkatan kapasitas keuangan daerah melalui optimaliasasi pendapatan asli daerah, desain APBD berbasis kinerja, dan kerjasama dengan perbankan sebagai upaya membuka akses ke pembiayaan alternatif dan Ketiga, Penguatan kelembagaan dan tata kelola dengan melakukan reformasi birokrasi, digitalisasi pelayanan publik, dan peningkatan transparansi serta akuntabilitas,” jelas Gubernur Melki.





