Selain itu, pria yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Hubungan Antar Lembaga DPP Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut, menyampaikan dukungannya terhadap semua bentuk rumah ibadah di masyarakat, baik gereja GMIT, kapela, masjid, maupun lainnya.
“Saya mendukung semua rumah ibadah. Mengingat selama ini jemaat harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk beribadah, maka pelayanan harus didekatkan,” tambah SPK.
Terkait pembangunan, SPK menjelaskan bahwa gereja yang akan dibangun adalah bangunan portable berstandar mewah, tahan gempa, cepat dikerjakan, dan dilengkapi dengan fasilitas lengkap.
“Bangunan ini merupakan bangunan portable mewah, tahan gempa, dan dikerjakan dengan cepat. Jemaat hanya menyiapkan fondasi utama selanjutnya tinggal terima kunci,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa program bantuan rumah ibadah ini merupakan salah satu program prioritas utamanya sejak dirinya mencalonkan diri sebagai Gubernur NTT, dan program serupa akan terus dilaksanakan di berbagai wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
“Oleh karena itu, saya berharap pembangunan ini dikerjakan dengan semangat gotong-royong dan rasa memiliki,” ujar mantan calon Gubernur NTT periode 2024-2029 itu.
Sementara itu, mewakili masyarakat Kampung Akh, tokoh adat Bapak Yafet menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada SPK atas bantuan yang diberikan.





