Perbandingan Kabupaten di NTT
Jika kita menelusuri seluruh 21 kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur, terlihat jurang yang lebar antara yang terbaik dan yang terburuk:
– Kabupaten Lembata menjadi yang terbaik di NTT dengan skor 3,57 (peringkat 226 nasional).
– Disusul Manggarai Timur (3,36), Rote Ndao (3,27), Manggarai Barat (3,23), Ende (3,15), Timor Tengah Selatan (3,13), dan Manggarai (3,08) — semuanya masih berada di kategori B.
– Sumba Timur mulai turun ke kategori C dengan skor 2,94, diikuti oleh Alor (2,18), Flores Timur (2,79), Nagakeo (2,69), Belu (2,65), Timor Tengah Utara (2,59), Ngada (2,59), Sikka (2,49), Sabu Raijua (2,43), Sumba Barat (2,28), Sumba Barat Daya (2,26), dan Sumba Tengah (2,10).
– Kupang berada di posisi kedua terbawah dengan skor 1,97 (kategori D).
– Malaka bahkan tidak memperoleh nilai sama sekali (N/A), menandakan kinerja pelayanan publiknya tidak memenuhi syarat evaluasi.
Narasi ini menunjukkan bahwa NTT memiliki satu kabupaten unggul (Lembata), tujuh kabupaten di kategori B, sebelas kabupaten di kategori C, satu kabupaten di kategori D, dan satu kabupaten tanpa nilai.
Kutipan MenPAN-RB
“Indeks Pelayanan Publik bukan sekadar angka, melainkan cermin kualitas tata kelola pemerintahan. Kabupaten yang berada di kategori D harus segera melakukan pembenahan serius, karena pelayanan publik adalah wajah negara di mata rakyat.”





