Ia pun mendorong sinergi antara kampus dan pemerintah dalam merancang pembangunan. “Penyesuaian program studi dengan potensi lokal seperti kelautan, pariwisata, dan energi baru terbarukan sangat penting untuk menyiapkan generasi emas NTT 2045,” tegasnya.
Kuliah umum ditutup dengan pertanyaan reflektif dari Gubernur Melki : “Apakah NTT menuju tahun emas 2045 dengan penuh harapan, atau justru dibayangi kekhawatiran?”. Semua tergantung pada bagaimana saat ini kita memetakan potensi, mengatasi tantangan, dan membangun kolaborasi lintas sektor.
