“Melalui program pendampingan yang dilaunching pada hari ini dan sekaligus menjadi salah satu Quick Win kami, kiranya para siswa mendapatkan pemahaman yang komprehensif serta mental dan fisik yang tangguh agar mereka dapat menjalani berbagai tahapan seleksi dengan lebih siap dan percaya diri. Dengan program ini, kami juga ingin memastikan bahwa setiap anak, tanpa terkecuali, memiliki kesempatan yang sama untuk mewujudkan impian mereka masuk ke perguruan tinggi negeri, sekolah kedinasan, ataupun menjadi bagian dari TNI/POLRI,” ucap Melki.
“Maka dari itu, benar-benar harus kita awasi dan kawal secara bertanggung jawab, baik, dan berjenjang bertingkat program ini, mulai dari saya sendiri turun ke Pak Kadis Pendidikan, turun lagi ke Kepala Sekolah, turun lagi ke para Guru yang harus sungguh-sungguh urus soal anak murid. Karena saya sendiri dalam menjalankan tugas diawasi secara langsung dan ketat oleh para aktivis, LSM, Pers, dan juga DPRD. Jadi kita harus benar-benar bertanggung jawab terhadap semua tugas dan fungsi kita masing-masing,” kata Gubernur Melki.
Lebih lanjut, bersama Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, Melki Laka Lena akan terus berjuang untuk menambah kuota anak-anak NTT dalam sekolah kedinasan dan seleksi masuk TNI/Polri. Dimana para siswa/i asal NTT harus dipersiapkan secara lebih optimal baik terkait kedisiplinan, kerjasama tim, serta kemampuan untuk berpikir kritis dan kreatif agar menjadi modal berharga untuk menghadapi tantangan di dunia yang terus berubah.





