Pada Kesempatan yang sama Pdt.Yunius juga memberi apresiasi kepada empat peserta yang mau mengikuti seleksi fit and proper test.s
“Saya melihat bahwa dari empat orang yang mengikuti seleksi bagus semua namun tidak mungkin harus memilih ke empatnya tapi dari empat orang pasti salah satunya yang akan memimpin SMK Kristen Soe, sehingga yang tiga orang tidak terpilih harus bekerja sama tanpa harus saling mencari kesalahan, tetapi bersatu untuk meningkatkan mutu pendidikan di SMK Kristen Soe,”pinta Yunius
Lanjut Tunis bahwa tentunya yang terpilih juga harus berani menerima kritikan dan masukan agar bisa bertumbuh lebih baik karena lebih baik teguran yang nyata-nyata dari pada kasih yang tersembunyi.
“Empat peserta ini memiliki ide-ide berlian dan jika ide-ide berlian ini dikumpulan maka saya yakin bahwa pendidikan di SMK Kristen Soe akan jauh lebih baik dari pada sekarang dan akan membuat terobosan-terobosan yang baru sehingga dapat mengharumkan nama sekolah kristen di kabupaten TTS,” harap Yunis Betti.
Sementara itu Ketua Yayasan Pendidikan Kristen (YAPENKRIS) Tois Neno Pdt.Nelson Liem,M.Th kepada media ini setelah selesai fit and proper test bahwa tujuan dilaksanakannya fit and proper test yang pertama adalah kita mau regenerasi agar dilakukan pergantian kepala sekolah, karena mantan kepala sekolah SMK Kristen Soe yaitu Drs.Bernadus Na’atonis sudah menjabat 6 periode atau 34 tahun dan telah berusia 64 tahun, sehingga perlu di adakannya pergantian kepala sekolah.
