Perahu Kepemimpinan yang Berlabu di Dermaga Elit.

Reporter: Adrianus Ndu ufi  
| Editor: Redaksi Timor Raya

Editorial Redaksi Timor Raya 

Rakyat Dibiarkan Berenang Jauh, Pada Hal Janji Awal mendekat ke Pantai Kehidupan Mereka

Kepemimpinan ibarat Petahu di laut. Perahu itu berjanji akan selalu mendekat ke pantai, memberi perlindungan bagi nelayan kecil. Namun jika perahu hanya berlabuh di dermaga besar dan meminta nelayan berenang jauh untuk mencapainya, maka janji itu hanyalah fatamorgana. Rakyat yang lelah berenang bisa tenggelam sebelum sempat naik ke perahu.

Begitulah nasib rakyat ketika seorang calon kepala daerah berjanji akan selalu hadir di tengah mereka, tetapi setelah menjabat, justru meminta rakyat datang ke kantornya

Janji dan Realitas Kekuasaan
Fenomena ini bukan hal baru dalam politik Indonesia. Banyak kepala daerah ketika masih calon berjanji untuk selalu berada di tengah rakyat, mendengar keluh kesah mereka, dan merasakan langsung penderitaan yang dialami. Namun setelah menjabat, rakyat justru diminta datang ke kantor pemerintahan, mengorbankan waktu, tenaga, dan biaya.

– Waktu yang seharusnya digunakan di ladang atau sawah demi sesuap nasi, hilang.
– Tenaga yang seharusnya dicurahkan untuk keluarga, terkuras di perjalanan panjang menuju kantor.
– Biaya yang seharusnya untuk sekolah anak atau transportasi ke pusat kesehatan, terpaksa diirit demi ongkos bertemu pejabat.

Pos terkait