GAMKI Kabupaten Kupang Luncurkan Gerakan Tenun, Penjaga Warisan Budaya dan Ekonomi Kreatif

Reporter: NU-AT 
| Editor: Redaksi Timor Raya-Lot

Kupang – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPC GAMKI) Kabupaten Kupang menggelar rapat penting pada Selasa, 10 Maret 2026, di Rumah Makan Se’i Mambo’i Naibonat, samping Pertamina. Rapat yang dimulai pukul 15.00 WITA membahas sejumlah agenda, mulai dari merampungkan program prioritas, persiapan Dies Natalis GAMKI, sekolah demokrasi bagi kader menuju 2027, distribusi buku untuk sekolah GMIT, hingga program “Warna Sari.”

Dalam rapat tersebut, GAMKI Kabupaten Kupang menghasilkan kesepakatan strategis dengan meluncurkan Gerakan Tenun Kabupaten Kupang sebagai program unggulan bidang ekonomi kreatif. Ketua GAMKI Kabupaten Kupang, Deasy Ballo-Foeh, menegaskan bahwa gerakan ini hadir sebagai upaya menjaga dan melestarikan tradisi tenun ikat yang menjadi identitas budaya masyarakat Kupang.

Bacaan Lainnya

“Tenun bukan sekadar tradisi, tetapi juga identitas daerah dan kekuatan ekonomi kreatif masyarakat. Gerakan Tenun Kabupaten Kupang akan mendata, memperkuat, dan mendampingi kelompok penenun di desa-desa agar tradisi ini tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Deasy Ballo-Foeh.

Gerakan ini lahir dari keprihatinan atas semakin sedikitnya generasi muda yang melanjutkan keterampilan menenun di tengah arus modernisasi. GAMKI berkomitmen menjadikan tenun sebagai simbol kebanggaan sekaligus peluang ekonomi kreatif yang mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat.

Pos terkait