Kupang, –Lisiye Lenggu, salah satu nasabah Bank NTT, mengaku memiliki kedekatan emosional dengan bank daerah tersebut karena pernah mendapatkan bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang membuat usahanya berkembang. Hari ini, ia mendatangi Bank NTT Cabang Pusat di Jalan W.J. Lalamentik, Kupang, untuk mengaktifkan aplikasi QRIS sebagai bagian dari transformasi layanan digital.
Saat ditemui media Timor Raya, Lisiye menjelaskan bahwa keputusannya memilih Bank NTT tidak lepas dari pengalaman sebelumnya. “Usaha saya binaan Bank NTT lewat KUR. Karena itu saya merasa memiliki Bank NTT,” ujarnya.
Sebagai nasabah, Lisiye menilai penggunaan QRIS membawa banyak manfaat. Menurutnya, transaksi non-tunai menjadi lebih praktis dan cepat, cukup dengan memindai kode QR dan memasukkan PIN tanpa perlu menghitung kembalian atau membawa uang tunai. Selain itu, QRIS juga lebih aman karena mengurangi risiko kehilangan uang, pencurian, maupun peredaran uang palsu.
Ia menambahkan, QRIS bersifat terintegrasi sehingga dapat digunakan di berbagai merchant, tidak hanya di Bank NTT. Semua transaksi tercatat otomatis di aplikasi, memudahkan pemantauan pengeluaran. “Bahkan, nasabah bisa mendapatkan souvenir gratis jika sering bertransaksi,” katanya.





