“Kami tegaskan dengan tegas: tidak ada anggota yang memegang atau menggunakan senjata api. Tuduhan penodongan adalah hal yang tidak berdasar dan bertentangan dengan fakta di lapangan. Pendekatan anggota humanis dan profesional. Kami bantah keras adanya intimidasi,” ujarnya.
Berikut adalah fakta rute penerbangan yang dipaparkan Polda NTT untuk meluruskan informasi:
1. Penerbangan Kooperatif: “GF datang ke Mapolda atas persetujuan dan bersama anggota, bukan paksaan atau penculikan. Proses berjalan aman dan tertib.”
2. Rekam Penerbangan Lengkap: “Kegiatan penggeledahan terekam kamera dan terdokumentasi. Tidak ada paksaan atau tindakan di luar prosedur.”
3. Tidak Ada Barang Hilang: “Tidak ada satu pun barang atau uang yang hilang. Barang bukti seperti laptop sudah dikembalikan utuh. Tuduhan kehilangan uang tidak berdasar.”
4. Koordinasi Terjaga: Polda menegaskan bahwa proses hukum berjalan berdasarkan ketentuan yang berlaku, dan setiap langkah telah melewati verifikasi internal.
Henry juga menegaskan bahwa institusi tetap membuka ruang evaluasi, bagaikan memeriksa mesin dan sistem navigasi setelah pesawat mendarat. “Jika ada kekurangan, kami evaluasi dan bertindak tegas. Kami ingin Polri bersih dan dipercaya,” ujarnya.
