David Boimau Serap Aspirasi Masyarakat TTS, Infrastruktur dan Ekonomi Jadi Sorotan

Reporter: Sarry Saekoko 
| Editor: NU

Sementara itu, di bidang pertanian, masyarakat meminta bantuan alsintan (alat mesin pertanian) dan bibit tanaman produktif untuk meningkatkan hasil panen. Selain itu, harga jual hasil bumi yang masih rendah menjadi perhatian utama petani, yang berharap adanya intervensi pemerintah dalam menstabilkan harga.

Di sektor UMKM, banyak pelaku usaha di Desa mengalami kesulitan akses permodalan. Mereka meminta pemerintah memberikan bantuan modal usaha, baik berupa pinjaman berbunga rendah maupun hibah langsung, agar usaha kecil dan menengah bisa berkembang.

Bacaan Lainnya

Warga juga menyoroti program Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) yang hingga kini belum dicairkan untuk banyak siswa di daerah tersebut. Mereka meminta pemerintah mempercepat proses pencairan agar pendidikan anak-anak mereka tidak terganggu.

Selain itu, program Makanan Bergizi Gratis (MBG) diharapkan dapat dikelola langsung oleh Desa dengan pendampingan teknis. Masyarakat menginginkan agar bahan makanan yang digunakan berasal dari produk lokal, sehingga bisa sekaligus meningkatkan perekonomian petani dan peternak setempat.

Menanggapi berbagai keluhan tersebut, David Imanuel Boimau menegaskan komitmennya untuk membawa seluruh aspirasi masyarakat ke dalam laporan hasil reses DPRD. Ia berjanji akan mengoordinasikan usulan ini dengan pimpinan DPRD serta alat kelengkapan dewan (AKD) agar diteruskan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait.

Pos terkait