Kabupaten Kupang, – Rapat perdana Direksi dan Komisaris Bank NTT bersama Komisi III DPRD NTT mendapat tanggapan positif dari anggota dewan. Anggota Komisi III DPRD NTT, Filmon Loasana, menilai kehadiran jajaran komisaris baru Bank NTT menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap bank daerah tersebut.
“Kami menyambut baik kehadiran dewan komisaris yang baru. Ini adalah energi baru yang diharapkan mampu mengawal manajemen dalam menjalankan strategi bisnis yang lebih sehat dan transparan,” ujar Filmon Loasana usai rapat bersama manajemen Bank NTT. Dalam Rapat Senin,1/12/2025
Filmon juga menyoroti keberhasilan Bank NTT memenuhi modal inti minimum berkat kerja sama Kelompok Usaha Bank (KUB) dengan Bank Jatim. Menurutnya, penyertaan modal sebesar Rp 100 miliar dari Bank Jatim menjadi tonggak penting bagi penguatan permodalan Bank NTT.
> “Dengan adanya penyertaan modal dari Bank Jatim, Bank NTT kini telah memenuhi ketentuan modal inti minimum. Ini bukan hanya soal angka, tetapi juga soal kepercayaan bahwa Bank NTT mampu bersinergi dengan bank lain untuk memperkuat posisinya,” tegas Filmon.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa DPRD NTT akan terus mengawal langkah-langkah strategis Bank NTT, terutama dalam memperluas portofolio kredit ke sektor produktif seperti UMKM dan program pemberdayaan ekonomi lokal.





