Saya juga ingin mendorong mekanisme pemantauan dan evaluasi terpadu agar setiap kebijakan dapat diukur dampaknya secara lintas sektor.
Dan yang terutama, dengan segala kapasitas saya, ke depan saya akan tetap membantu merealisasikan janji kampanye saya dahulu melalui kerja sama dengan semua pihak, termasuk Pemerintah NTT,” urainya.
Menutup pernyataannya, SPK menyampaikan, “Latar belakang militer mengajarkan saya pentingnya disiplin, ketegasan, dan kepatuhan terhadap sistem. Nilai-nilai ini sangat relevan dalam birokrasi, terutama dalam pelaksanaan kebijakan lingkungan hidup yang membutuhkan konsistensi dan kepatuhan lintas level.
Namun, kedisiplinan juga harus dibarengi dengan fleksibilitas pendekatan dan empati terhadap dinamika sosial, agar kebijakan tidak hanya tegas, tapi juga adil dan aplikatif.
Tentara dan lingkungan hidup seperti ikan dan air. Ke depan, saya menyarankan agar masyarakat yang selalu bersama TNI diberi ruang yang simbiosis untuk menjaga lingkungan sambil membangun sentra-sentra pangan.
Badan-badan terkait seperti Bulog dan Badan Gizi berada di bawah koordinasi Menko Pangan. Kesempatan ini akan saya manfaatkan sebaik mungkin untuk kepentingan NTT,” tutupnya.





