Keterangan Gambar: Kapal oleng di tengah badai, kompas patah, kapten laki-laki memegang kemudi dengan wajah tegang, sementara mesinis perempuan berusaha menjaga mesin kapal agar tetap hidup.
Redaksi Timor Raya
Jika di tahun 2024 pelayanan publik Kabupaten Kupang masih bertahan di kategori C, maka di bawah kepemimpinan Yosef Lede dan Aurum Titu Eki pada 2025, kapal birokrasi ini karam ke kategori D—hilang arah di tengah badai evaluasi KemenPAN-RB.
Kabupaten Kupang, — Seperti kapal yang pernah berlayar dengan kompas retak namun masih mampu bertahan di ombak deras, pelayanan publik Kabupaten Kupang pada 2024 masih berlabuh di kategori C. Namun ketika kompas birokrasi benar-benar patah dan nakhoda baru mengambil alih, layar yang seharusnya dikencangkan justru longgar. Tahun 2025 menjadi saksi karamnya kapal pelayanan publik ini, terhempas ke kategori D, tersesat di lautan reformasi tanpa arah yang jelas.
Hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025 menempatkan Kabupaten Kupang di peringkat 374 dari 415 kabupaten di Indonesia, dengan skor 1,97 poin dan kategori D (buruk). Angka ini merosot tajam dibanding tahun 2024, ketika Kabupaten Kupang masih berada di kategori C dengan skor 2,99 poin.
