Kupang dan PLN Melawan Pemanasan Global Lewat Gerakan Menanam Pohon

Reporter: NU 
| Editor: Redaksi Timor Raya

Kabupaten Kupang, – Suasana akhir pekan di SD Negeri Bolok, Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, terasa berbeda. Ratusan orang berkumpul, dari pejabat daerah, guru, murid, hingga masyarakat sekitar. Mereka menyaksikan langsung Bupati Kupang, Yosef Lede, menancapkan bibit pohon ke tanah, sebuah simbol sederhana namun sarat makna dalam memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia 2025.

Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama Pemerintah Kabupaten Kupang dengan PLN Wilayah NTT, yang tahun ini menggagas gerakan penanaman ribuan pohon di dua lokasi: Desa Bolok dan Desa Nunkurus.

Menanam untuk Masa Depan

Dalam sambutannya, Yosef Lede menekankan bahwa gerakan menanam pohon bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya global menjaga bumi.

“Kita lihat sudah bulan Desember tetapi panas masih luar biasa. Ini biasa disebut pemanasan global yang lebih disebabkan karena manusia yang tidak cinta lingkungan. Terima kasih PLN yang sudah mulai menggalakkan cinta lingkungan. Gerakan tanam akan dilakukan di seluruh Kabupaten Kupang, minimal satu orang satu pohon. Menanam pohon artinya memberikan masa depan bagi generasi penerus kita,” ujar Yosef Lede penuh semangat.

Selain soal lingkungan, Yosef juga menyinggung harapan agar PLN terus meningkatkan pelayanan listrik di Kabupaten Kupang.

Pos terkait