Dukungan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam membangun kerukunan umat beragama.
Refleksi
Lebih dari sekadar wisata, perjalanan ini adalah simbol persaudaraan lintas iman. Dari Hagia Sophia hingga Basilika Santo Petrus, dari Istanbul hingga Roma, setiap langkah adalah pesan: kerukunan bukan hanya slogan, melainkan pengalaman nyata yang harus terus dirawat. FKUB Kupang telah menunjukkan bahwa perjalanan rohani bisa menjadi jembatan antaragama, memperkuat toleransi, dan menanamkan nilai iman yang lebih mendalam.
Editorial ini mengingatkan kita bahwa kerukunan tidak lahir dari ruang rapat atau dokumen kebijakan semata, melainkan dari pengalaman bersama, dari ziarah yang membuka mata dan hati. Wisata rohani FKUB Kupang adalah bukti bahwa iman, sejarah, dan persaudaraan bisa berjalan seiring, membawa harapan baru bagi masyarakat NTT terutama Masyarakat di Kabupaten Kupang.
