Bank NTT Setor Dividen Rp29,6 Miliar, Charlie Paulus:Tahun 2026 Jadi Fase Kebangkitan 

Reporter: Adrianus Ndu Ufi/Co 
| Editor: Redaksi Timor Raya

Kupang, PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) menyetorkan dividen sebesar Rp29,6 miliar dari kinerja tahun buku 2025. Meski berada di bawah proyeksi awal, manajemen menegaskan langkah penataan sepanjang tahun lalu menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan berkelanjutan.

Direktur Utama Bank NTT, Charli Paulus, menyebut 2025 sebagai tahun konsolidasi dan pembenahan internal, terutama dalam aspek tata kelola, kualitas kredit, serta transparansi laporan keuangan. “Dividen selalu mencerminkan laba. Tahun 2025 memang belum optimal, tetapi kami memilih menata ulang bank ini secara jujur dan realistis agar ke depan tumbuh lebih kuat,” ujarnya usai rapat bersama DPRD Provinsi NTT, Rabu (21/1).

Bacaan Lainnya

Charli menjelaskan, dinamika pergantian manajemen pada paruh pertama 2025 sempat memengaruhi laju bisnis, khususnya penyaluran kredit. Namun, memasuki kuartal terakhir, kinerja kredit mulai menunjukkan percepatan signifikan. “Dengan struktur manajemen yang kini lebih solid, fokus bisnis kembali tajam dan kami sudah melihat pemulihan sejak akhir tahun lalu,” katanya.

Manajemen juga melakukan penataan kualitas aset dan laporan keuangan, termasuk pembentukan cadangan atas kredit bermasalah serta pencatatan kewajiban yang sebelumnya belum sepenuhnya dibukukan. Langkah ini, meski berdampak pada laba jangka pendek, dinilai penting untuk memastikan Bank NTT berdiri di atas fondasi keuangan yang sehat.

Pos terkait