POLDA NTT BUKA RUANG EVALUASI DAN AJAK OBJEKTIF
Meski menegaskan proses berjalan benar dan sah, Polda NTT tidak menutup mata. Henry menyampaikan bahwa institusi tetap membuka ruang evaluasi internal, bagaikan memeriksa mesin dan sistem navigasi setelah penerbangan selesai, guna memastikan ke depannya segala sesuatu berjalan lebih sempurna. Komitmen menjaga kepercayaan publik tetap menjadi prioritas utama.
“Jika dalam pemeriksaan fungsi pengawasan nanti ditemukan kekurangan, kami akan evaluasi dan mengambil langkah tegas sesuai aturan. Kami ingin kepolisian bersih dan dipercaya masyarakat,” ujarnya.
Di akhir pernyataan, Henry mengajak seluruh masyarakat dan insan pers untuk mengawal persoalan ini secara sehat, objektif, dan tidak menggiring opini sepihak sebelum proses pemeriksaan tuntas.
“Kami apresiasi perhatian masyarakat dan media. Mari kawal proses ini secara positif, objektif, dan tetap di dalam koridor hukum yang berlaku. Fakta akan berbicara dan kebenaran akan terungkap,” pungkas Kombes Henry Novika Chandra.
Goncangan Bathin yang dialami GF Bagaikan sebuah pesawat yang mendarat di landasan pacu, kasus ini kini sampai pada titik di mana kebenaran dan keadilan harus menyentuh tanah. Di satu sisi, ada yang merasa pesawat itu mendarat terlalu keras, menimbulkan debu dan ketakutan; di sisi lain, pilot dan awak pesawat meyakini bahwa pendaratan itu dilakukan dengan prosedur yang benar demi keselamatan dan keamanan bersama. Pesawat penegakan hukum memang harus terbang tinggi menuju keadilan, namun ia juga harus ingat bahwa di bawahnya ada tanah tempat rakyat berdiri, yang ingin merasa aman dan terlindungi oleh setiap putaran baling-balingnya.
