Terkait hal ini Kapolsek Rote Barat Laut IPDA Andri L. Pah, S.H saat dihubungi terkait kejadian ini menjelaskan bahwa sebelum diterbitkannya Laporan Keterangan Orang Hilang, dua belah pihak sudah bertemu di rumah Ronaldi Ndolu.
“Sebelumnya difasilitasi Camat Loaholu yang masih ada hubungan keluarga dengan Ronaldi Ndolu suami Yuniken, pertemuan dilakukan di rumah suami dari Ibu Yuniken Nubatonis. Hadir pada pertemuan tersebut, Bhabinkamtibmas dan Kepala Desa Tolama”
“Saat itu, Ibu Niken istri dari Ronaldi Ndolu ingin melahirkan di Kupang dengan semua pertimbangan yang dirasakan olehnya tetapi Ronaldi dan keluarga tidak memberikan ijin”,
“Sehingga untuk kejadian ini, sebagai pihak kepolisian kami tetap di pihak netral dan semua langkah kami sudah tempuh demi kepentingan dua belah pihak tanpa ada keberpihakan pada siapapun”. Tegas Ipda Andri L. Pah, S.H
Terkait riwayat kehamilan Yuniken Nubatonis, dr. Mersy F. Langko yang pernah melakukan pemeriksaan terhadap Yuniken Nubatonis saat dihubungi mengatakan bahwa benar pernah melakukan pemeriksaan dan kepada yang bersangkutan.
“Memang Niken terdaftar di Puskesmas Batuputih dan terakhir pemeriksaan di bulan Februari 2025. Setelah itu tidak ada pemeriksaan lagi sampe hari ini (19/4/2025)”,





