“Pemerintah harus terbuka menjelaskan bagaimana strategi menutup defisit agar program yang sudah ditetapkan tidak gagal direalisasikan,” tegasnya.
Sorotan Belanja Pemeliharaan dan Perjalanan Dinas
Fraksi juga menyoroti besarnya alokasi belanja pemeliharaan sebesar Rp129 miliar dan belanja perjalanan dinas sebesar Rp57 miliar. Ia menilai anggaran tersebut perlu dievaluasi dan diarahkan sebagiannya ke program yang lebih menyentuh kepentingan rakyat.
“Belanja pemeliharaan dan perjalanan dinas harus dikaji ulang. Saya minta diarahkan ke belanja prioritas yang langsung dirasakan masyarakat,” pungkasnya.
Kesimpulan:
Pernyataan dari Fraksi Partai Nasdem dan Partai Perindo menegaskan pentingnya transparansi, efisiensi, dan keberpihakan anggaran kepada masyarakat. Ia mendorong agar APBD 2026 benar-benar menjadi instrumen pembangunan yang menjawab kebutuhan dasar warga Kabupaten Kupang, bukan sekadar formalitas atau seremonial.





