Ketika Perempuan Melawan Kuasa: Kasus YNS VZ YM, Jawaban Wakil Ketua DPP Partai Golkar

Reporter: NU 
| Editor: Redaksi Timor Raya

Kupang – Di tengah riuh tuntutan keadilan bagi perempuan korban kekerasan, kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret oknum anggota DPRD Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, berinisial YM terhadap Korban YNS di sebuah hotel di Jakarta menjadi sorotan publik. Peristiwa ini bukan sekadar persoalan hukum, melainkan juga ujian moral bagi partai politik besar seperti Golkar.

Wakil Ketua DPP Partai Golkar, Melkiades Laka Lena, akhirnya angkat bicara. Ia menegaskan bahwa laporan dugaan kekerasan seksual tersebut telah ditindaklanjuti oleh DPD I Partai Golkar Nusa Tenggara Timur (NTT) dan kini sudah masuk ke proses Mahkamah Partai Golkar di Jakarta.

Bacaan Lainnya

“Semua pengurus Golkar Provinsi NTT dan Kabupaten Kupang menunggu putusan Mahkamah Partai Golkar untuk dilaksanakan,” ujar Melkiades. Kepada Media melalui pesan WhatsApp Sabtu 6/12/2025

Menjaga Etika dan Moral Kader

Melkiades Laka Lena Sebagai  Wakil Ketua DPP Partai Golkar, Bidang Pemenangan Indonesia Timur, memberi sinyal kuat bahwa partai berlambang pohon beringin tidak akan mentolerir tindakan yang mencoreng nama partai, apalagi menyakiti masyarakat.

Perempuan dan Kuasa

Kasus YM membuka kembali luka lama: bagaimana perempuan sering kali harus berhadapan dengan kuasa politik dan budaya patriarki. Namun, keberanian melawan dan bersuara menjadi titik balik penting.

Pos terkait