Seleksi jabatan eselon II di Kota Kupang menjadi sorotan publik dan pemangku kepentingan. Presiden Prabowo dan sejumlah pejabat pusat menekankan pentingnya integritas dan keahlian dalam pengisian jabatan strategis agar mampu mendukung RPJMD lima tahunan. Ketua DPRD Kota Kupang, Richard Odja, meyakini Wali Kota Christian Widodo telah mengantongi nama-nama calon kadis, namun tetap mendorong seleksi terbuka dan berbasis meritokrasi. Di tengah wacana elit, kisah ASN muda bernama Agnes yang sukses memberdayakan UMKM lokal menjadi contoh nyata bahwa integritas dan kompetensi bisa memberi dampak langsung bagi masyarakat.
Wali Kota Kupang, Christian Widodo diyakini telah memantau calon kadis, publik harap proses tetap transparan.
Kota Kupang, – Reformasi birokrasi menekankan pentingnya jabatan eselon sebagai motor penggerak kebijakan daerah. Posisi strategis ini bukan sekadar administratif, melainkan penentu keberhasilan RPJMD lima tahunan.
Kutipan Pejabat Pusat
– Presiden Prabowo Subianto: “Jabatan eselon harus diisi oleh orang yang punya kompetensi dan integritas, agar benar-benar mendukung program daerah sesuai RPJMD.”
– Mendagri: “Zona integritas tidak boleh hanya seremonial. Pejabat eselon harus mampu memahami RPJMD dan mengawal pelaksanaannya dengan profesional.”
– Menpan RB: “Jabatan eselon bukan hadiah politik, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan keahlian.”
– Kepala BKN: “ASN harus menjaga integritas dan menjadi agen perubahan.”
– Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa: “Setiap rupiah adalah uang rakyat. Pejabat eselon harus punya integritas agar kebijakan fiskal daerah berpihak pada masyarakat.”
