Riak Dana Seroja Kabupaten Kupang : Video Bocor, Nama Bupati Terseret, Korban Masih Menunggu Keadilan

Reporter: Adrianus Ndu Ufi  
| Editor: Redaksi Timor Raya
Foto Istemewa

Video percakapan mantan Bupati Kupang Ayub Titu Eki dengan Ketua LP2TRI Hendrik Djawa menyinggung dugaan keterlibatan sejumlah pihak dalam pengelolaan dana bantuan Seroja Rp229 miliar. Di balik riuh politik, korban badai masih merasakan ketidakadilan.

Kabupaten Kupang, NTT, – Sebuah video berdurasi 2 menit 28 detik yang beredar melalui WhatsApp kembali membuka luka lama. Video itu merekam percakapan antara mantan Bupati Kupang, Ayub Titu Eki, dengan Ketua LP2TRI, Hendrik Djawa, yang menyinggung dugaan keterlibatan sejumlah pihak dalam pengelolaan dana bantuan Seroja tahun 2021 sebesar Rp229 miliar.

Isi Video
Ayub mendorong Hendrik Djawa untuk terus memperjuangkan hak korban Seroja.
“Tetap berjuang untuk korban Seroja. Jangan berhenti. Kalau ada bukti transfer, itu bisa jadi dasar kuat,” ujar Ayub.

Ia bahkan menyebut nama mantan Bupati Korintus Masneno dan Bupati saat ini Yosef Lede.

“Kejar Corinus, dan juga Yos Lede. Siapa tahu ada yang kecipratan,” kata Ayub.

Kontradiksi dengan Pemerintah Daerah
BPBD dan Sekda Kabupaten Kupang menegaskan bahwa dana bantuan sudah selesai disalurkan, dan sisa Rp41 miliar telah dikembalikan ke kas negara. Namun, Hendrik Djawa menilai ada kejanggalan dalam mekanisme pembayaran melalui Bank BRI.

Pos terkait